Pemeran Jonathan Wick dalam peran nya di dunia seni peran

Studio Game, CD Project RED sukses menyuburkan Hype para gamers dengan menggunakan Keanu Reeves sebagai presenter game terbaru mereka. Lebih mengejutkan lagi Keanu Reeves pun dijadikan sebagai salah satu karakter deuteragonist di proyek besar Cyberpunk 2077 itu. Dengan hadirnya Keanu Reeves di jagat per video game an bukan hanya brand ambassador melainkan pemeran karakter, maka daftar panjang karir Keanu akan semakin panjang lagi. Mas Keanu bukan hanya menggunakan suara nya saja tetapi juga menyumbangkan full motion capture atas seluruh fisiknya untuk seorang karakter bernama Jonny Silverhand.

Sosok aktor Keanu Reeves seakan akan bangkit kembali setelah lama tak terdengar berkat booming nya film seri ketiga aksi thriller John Wick sedangkan faktanya orang ini sudah tidak asing lagi dengan dunia perfilman karena sudah sangat lama menekuni karir tersebut. Debut pertama step professional sosok keren ini dimulai dengan tayangan layer lebar Youngblood di tahun 1986. Premise film berlatarkan drama dan pertandingan Olahraga Es Hoki NHL ini faktanya memakai ‘jasa’ Keanu Reeves muda yang diberi tugas oleh sutradara Peter Markle. Awal karir nya yang hanya menjadi pemeran pembantu memperkuat kesempatan dia untuk lebih memahami seni peran di dunia Hollywood. Selama ini kita tahumembaca Keanu Reeves adalah seorang aktor yang terkenal dengan kesuksesan nya dan kebaikan nya tetapi nyatanya kehidupan personalnya berbeda seratus delapan puluh derajat. Berbagai kisah menyedihkan dalam kehidupan persona sosok Keanu Reeves frequent sekali di buah bibirkan di berbagai media entertainment. Kesadaran yang meninju Keanu Reeves inilah yang membuat dia sering ngomong bahwa actor juga seorang manusia yang memiliki dunia nyata yang mungkin bisa berbeda dari filmnya.

Anda para readers bisa browsing berbagai uraian tentang kehidupan real Keanu yang bergeronjal, kemudian jadikanlah pengalaman tersebut sebagai hikmah hidup. Menurut para kolega dan penggemar nya sosok Keanu akhir akhir ini tampak berubah menjadi sosok yang lebih humble dikarenakan berbagai masalah yang dia lalui.

Dua judul film Keanu Reeves yang cukup berhasil memunculkan fans di Indonesia ialah Johnny Mnemonic dan The Matrix. Kedua film itu memiliki tema yang mirip yaitu sama sama mengangkat setting cyberpunk futuristis dan dystopia, setting tersebutlah yang betul betul memberikan viewpoint baru terhadap perfilman Indonesia. Beberapa alasan tersebutlah mungkin yang membuat CD Project RED memilih Keanu sebagai salah satu karakter in game nya.

Did you know, Bapak Keanu ini pernah melakukan filming dengan seorang aktris cantik bernama Sandra Annette Bullock dalam sebuah film pemacu ‘adrenaline’ bernama Speed. Film bergenre aksi ini menyuguhkan sebuah cerita inti tentang bagaimana kedua actor dan aktris itu harus bisa survive dalam sebuah bus yang telah di install C4 dan jika kecepatan bus itu menurun bom akan meledak. Sebuah keunikan muncul sekian lama setelah film ini tayang. Film ini tayang di layar lebar pada tahun 1994, ternyata pada tahun 2019 ini mereka berdua menyatakan pernah saling tertarik tetapi memutuskan untuk lebih baik sama sama konsentrasi ke progress film Speed ini, dan hal tersebut dinyatakan oleh mereka masing masing pada sebuah acara bincang bincang bernama Ellen DeGeneres.

Menurut penulis, ingat ini benar benar subjektif, penulis lebih prefer film Johnny Mnemonic dan Constantine, sebagai awal pengakuan bahwa Keanu ini benar benar exist dan hebat tanpa merendahkan kualitas dari seri film The Matrix atau film dia lainnya. Johnny Mnemonic dan John Constantine adalah 2 karakter di film mereka masing masing yang sangat sukses membuat saya takjub dengan teknologi dan juga buku komik DC tidak terlepas juga terhadap seorang Keanu Reeves. Johnny Mnemonic nama karakter sekaligus judul dari film ini mengusung tema tentang masa depan yang erat hubungannya dengan cyber security, implant penyimpanan data melalui otak, dll. Dari masa yang sangat jauh ke depan kita langsung berputar ke dunia supranatural keren ala John Constantine yang diperankan oleh bapak Keanu dan pastinya dia berperan sebagai detektif supranatural yang harus berusaha menyelesaikan konflik antara manusia dan supranatural.

Singkat cerita, pengalaman sosok Keanu Reeves dalam industry Hollywood sudah tidak di di anggap sebelahmata lagi. Dengan dirilisnya nya film John Wick Chapter 3 maka identitas Keanu Reeves lagi lagi santer terdengar karena memang film nya memukau. Di sini sendiri film ketiga dari seri film John Wick benar benar memukau karena John Wick memiliki adegan bertarung dengan dua orang Martial Artist pencak silat asal bumi pertiwi yaitu  Cecep Arif Rahman dan Yayan Ruhian. Aksi Thriller tentu tayang dalam film tersebut tapi ada tambahan keunikan lagi yaitu di akhir perkelahian dengan dua Aktor Indonesia itu John Wick tiba tiba untuk bercakap dengan menggunakan Bahasa Indonesia. Atensi dunia luar negeri pun kembali menatap Indonesia karena berbagai referensi pencak silat plus percakapan berbahasa nya tampaknya menjadikan Indonesia semakin positif.

source:

https://seperempat.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *