Faktor Penting yang Mempengaruhi Harga Desain Arsitek. Menggunakan jasa arsitek dengan segala keuntungannya pastinya membuat siapa saja tertarik. Apalagi bagi Anda memang sudah sejak jauh-jauh mendambakan memiliki rumah yang sesuai dengan impian. Meski begitu, Anda juga tidak bisa segera menyewa arsitektur tanpa adanya persiapan yang matang. Terutama persiapan dalam hal dana yang tentunya harus diperhitungkan sedemikian rupa.
Namun bagi Anda yang tergolong masih pemula dan awam pastinya merasa bingung dengan besaran biaya yang dibutuhkan untuk menyewa jasa ini. Tentunya untuk menyewa jasa arsitek ini tidak bisa dipukul rata antara satu arsitek dan satu arsitek lainnya. Ada beberapa faktor yang yang kemudian mempengaruhi besaran biayanya. Berikut ini faktor penting yang mempengaruhi harga desain arsitek.
Biaya Per Meter Persegi
Faktor pertama yang nyatanya mempengaruhi harga adalah biaya per meter persegi untuk arsitek itu sendiri. Seperti yang diketahui bahwa setiap arsitek akan membuat desain dari bangunan seperti yang Anda inginkan. Namun untuk biayanya sendiri, setiap arsitek memiliki metodenya masing-masing. Khusus untuk yang menggunakan biaya per meter persegi ini maka biaya yang mesti dibayarkan pada arsiteknya tergantung luas bangunan yang dibangun.
Jadi dalam arti kata lain, apabila bangunan yang dibangun semakin luas maka tentunya biaya yang mesti dibayarkan juga semakin tinggi. Bisa dibilang, Anda harus memastikan terlebih dulu kira-kira berapa luas dari bangunan yang akan dibangun. Selain itu, harga desain arsitek yang menggunakan biaya per meter persegi juga tentunya akan sangat berbeda antara satu sama lain. Sangat tergantung dengan pamor dan juga jam terbang yang dimiliki oleh arsitektur tersebut.
Biaya dari Presentase Biaya Bangunan
Faktor berikutnya nyatanya dipengaruhi dari presentase biaya bangunan. Seperti yang diketahui bahwa biaya untuk membangun sebuah bangunan seperti rumah seringkali baru diketahui secara detailnya setelah benar-benar jadi. Kondisi tersebutlah yang kemudian membuat banyak arsitek yang lebih memilih menentukan harga jasanya sesuai dengan presentasi biaya bangunan tersebut.
Baca juga: harga desain arsitek di makassar
Dalam arti kata lain, arsitek tersebut baru akan menerima imbalan apabila bangunan sudah jadi. Biasanya arsitek akan mengambil harga 4,78% dari keseluruhan biaya pembangunan bangunan tersebut. Hal ini sendiri sudah sesuai dengan aturan dan juga kesepkatan dari lembaga Ikatan Arsitekur Indonesia. Jadi bisa dibilang, harga desain arsitek yang menggunakan metode ini sama sekali tidak menyalahi peraturan yang ada dan juga yang berlaku.
Pamor dan Portofolio yang Dimiliki
Faktor penting terakhir yang nyatanya juga tidak bisa dilepaskan dari pamor dan portofolio yang dimiliki oleh pihak arsitek tersebut. Sudah bukan menjadi rahasia umum lagi bahwa semakin terkenal arsitek maupun tim arsiteknya maka sudah dipastikan bahwa harga yang dibanderol juga mestinya mahal. Namun hal tersebut juga tentunya sebanding dengan kualitas yang akan didapatkan.
Selain itu, harga desain arsitek juga tidak bisa dilepaskan dari portofolio yang dimiliki. Dalam arti kata lain, portofolio tersebut merupakan latar belakang sekaligus pengalaman yang dimiliki. Apabila Anda memang ingin memilih arsitek yang bisa diandalkan tentunya memperhatikan portofolio yang dimiliki adalah hal mutlak yang mesti dilakukan.
Dengan semua penjelasan tentang berbagai faktor yang mempengaruhi harga desain arsitek pastinya membuat Anda lebih mengerti. Terutama untuk Anda yang memang sedang berada dalam rencana untuk memiliki rumah sendiri. Tentunya perhitungan biaya dari arsitek yang akan disewa perlu menjadi perhitungan sendiri agar tidak melebihi kapasitas budget yang dimiliki.