Ban Mobil Salah Pilih Bisa Gawat, Begini Cara Pilih Ban yang Tepat dan Cara Merawatnya!

Sebelum kamu memilih ban mobil alangkah baiknya dapat mengetahui terlebih dahulu mengenai jenis ban mobil yang ada di dunia ini. Berikut ini daftarnya.

Jenis Ban Mobil

Ban Radial

Ban jenis radial adalah ban yang memiliki durabilitas cukup tinggi. Hal ini terjadi karena pada bagian tapak bannya bersentuhan langsung dengan permukaan jalan serta dilengkapi dengan semacam sabuk pengikat (breaker atau belt) yang terbuat dari baja.

Meskipun memiliki durabilitas yang cukup baik, ban berjenis radial memiliki rolling resistance yang kecil. Hal tersebut membuat ban berjenis radial kurang nyaman saat dipakai berkendara dijalanan yang bergelombang atau tidak rata.

Ban Bias

Berbeda dengan ban radial, ban bias mampu menyerap getaran yang lebih baik karena permukaan ban mobil jenis ini lebih tebal. Meskipun bisa memberikan kenyamanan yang lebih baik, ban bias memiliki durabilitas yang tidak lebih baik dari ban radial.

Tipe Ban Mobil

All Terrain (AT)

Namanya saja All Terrain, berarti tipe ini bisa digunakan untuk semua jenis medan jalanan. Tidak hanya bisa dipakai di jalan beraspal, tapi juga mampu melintas di jalan tanah yang berbatu, maupun jalanan berlumpur. Hal ini bisa terjadi karena ban tipe AT ini mempunyai fleksibilitas yang baik. Walaupun bisa dipakai di banyak medan, bukan berarti ban All Terrain ini bisa digunakan untuk medan yang sangat berat.

Mud Terrain (MT)

Ban mobil tipe mud terrain ini juga dikenal dengan sebutan ban pacul. Disebut sebagai ban pacul karena ban MT memang didesain untuk dipakai pada medan yang cukup berat. Seperti jalanan yang bertanah dan berbatu, jalanan berlumpur, dan jalanan yang tergenang oleh air. Ban ini umumnya dipakai untuk mobil-mobil berjenis offroad.

High Terrain (HT)

Ban HT ini memang peruntukkan mobil yang melewati jalanan beraspal. Bisa dilihat dari desain kembangannya yang lebih halus dan bertujuan untuk meningkatkan traksi atau daya cengkeram yang lebih baik ke aspal. Ban High Terrain ini juga memiliki suara yang lebih minim dan lembut. Ban tipe ini cocok untuk mobil-mobil perkotaan yang setiap harinya melintasi jalanan beraspal.

Pada dasarnya, ban mobil memiliki batas usia pemakaian selama 3 tahun. Apabila kamu tidak merawat ban kamu dengan baik, tentu akan membuat ban kamu cepat rusak. Selain itu, juga bertujuan agar ban tetap memiliki performa yang maksimal. Hal ini dilakukan demi menunjang kenyamanan dan keamanan kamu saat berkendara.

Begini Cara Memilih Ban Mobil yang Tepat!

Ban mobil merupakan salah satu komponen penting yang menunjang kenyamanan dan keselamatan berkendara. Jika ingin menggantinya, kamu tidak boleh sembarangan dan asal dalam membeli ban. Bukan berpatokan pada brand, tetapi ada hal lainnya yang wajib kamu perhatikan. Berikut tips untuk memilih ban mobil yang benar.

Bagaimana Cara Memilih Ban Mobil yang Tepat?

Memilih ban tak hanya melulu soal brand, ada beberapa faktor yang penting untuk kamu perhatikan sehingga sesuai dengan mobil yang kamu miliki.

1.   Tahun Produksi Ban

Ban sebenarnya tidak memiliki masa kadaluarsa, yang ada hanya masa jaminan ban selama lima tahun. Kendati demikian, karet ban tetap akan mengalami pengerasan yang berdampak hilangnya elastisitas dan getas. Hal ini akan terjadi ketika ban sudah mencapai usia lima hingga enam tahun. Umumnya, usia pakai ban maksimal digunakan selama 5 tahun. Oleh sebab itu, sebaiknya kamu jangan membeli ban yang kode tahun produksinya sudah lewat dari 3 tahun.

2.   Tipe Ban Mobil

Ban memiliki tipe yang berbeda-beda, sehingga kamu harus menyesuaikan dengan kegunaan mobil. Ada beberapa jenis tipe ban, seperti tipe Passenger (P) untuk mobil penumpang, tipe Light Truck (LT) untuk truk kecil atau kendaraan khusus muatan barang, tipe Temporary (T) untuk digunakan sebagai ban cadangan yang berfungsi sementara dan tidak bisa dipakai secara terus menerus.

3.    Ukuran Ban Mobil

Memilih ukuran ban tidak boleh salah, sebab hal ini merupakan faktor yang paling menentukan kenyamanan dan keamanan dalam berkendara. Tentu saja, kamu harus memilih ban yang tepat dengan mengetahui ukuran dari velg yang mobil kamu gunakan.

4.    Kembangan atau Ulir Ban

Kembangan pada tapak ban tidak ada hubungannya sama sekali dengan estetika. Kembangan ban memiliki fungsi untuk menyesuaikan setiap kondisi lintasan. Sebab, kembangan yang tidak pas akan mengurangi kenyamanan ketika berkendara, bahkan slip pada ban.

5.    Ukuran Ketebalan Ban

Ukuran ketebalan ban ideal untuk mendapatkan performa yang baik disarankan mencapai angka 50. Semakin tinggi ketebalan ban, maka performa yang dihasilkan juga semakin baik. Akan tetapi, ban yang memiliki ketebalan tinggi biasanya ditawarkan dengan harga yang cukup mahal dibanding yang lebih tipis. Walaupun demikian, ban yang memiliki ketebalan tinggi lebih memiliki usia pakai ban yang lebih panjang.  

6.   Hindari Ban Hasil Vulkanisir

Ban hasil vulkanisir merupakan ban yang telah dibatik ulang dari ban yang sudah mendekati batas akhir pemakaian dengan profil yang sangat tipis. Harganya memang jauh lebih murah dari harga ban baru. Tetapi, ban vulkanisir memiliki resiko yang sangat tinggi hingga membahayakan keselamatan jiwa pengendara.

Bagaimana Cara Merawat Ban Mobil?

Setelah berhasil memilih ban yang tepat, selanjutnya kamu harus merawatnya, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan. Simak berikut ini penjelasannya.

Periksa Tekanan Angin Secara Berkala

Tekanan angin yang tidak ideal, maka akan mengakibatkan penggunaan bahan bakar menjadi lebih boros, mobil lebih sulit dikendalikan, ban gampang pecah atau bahkan mengakibatkan kinerja daya cengkram menjadi tidak maksimal.

Selain itu, tekanan angin yang tidak ideal juga dapat mempengaruhi umur pemakaian velg. Oleh karena itu, kamu perlu melakukan pemeriksaan secara berkala.

Lakukan Rotasi Ban

Biasanya, ban pada roda depan lebih cepat haus dibandingkan dengan ban pada roda belakang. Hal ini dikarenakan ban pada roda depan lebih banyak menerima gesekan khususnya saat berbelok serta melakukan pengereman. Maka dari itu, melakukan rotasi secara berkala perlu dilakukan agar membuat ban menjadi lebih awet.

Tidak Membawa Beban Berlebihan

Saat berkendara, pastikan mobil kamu tidak membawa beban secara berlebihan. Sebab, setiap ban memiliki daya tahan yang terbatas. Nah untuk mengetahui daya tahan suatu ban, maka kamu perlu memahami bagaimana cara membaca kode pada ban terlebih dahulu.

Pastikan Agar Tutup Pentil Selalu Terpasang

Untuk menghindari masuknya kotoran dan juga mencegah keluarnya angin pada ban, maka kamu perlu memastikan tutup pentil pada ban kamu selalu terpasang dengan baik. Hal ini juga dilakukan untuk mencegah agar tekanan angin pada ban tidak berkurang.

Lakukan Pemeriksaan Ban Secara Visual

Pemeriksaan ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat apakah ada sayatan, benjolan atau pun keretakan pada permukaan ban. Nah bila kamu menemukan tanda-tanda itu, segeralah untuk mengganti ban mobil kamu dengan yang baru. Sebab, bila dipertahankan dapat menyebabkan terjadinya pecah ban.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *