Keindahan Kampung Edukasi Watu Lumbung Berhasil Memikat Hati Wisatawan

Kampung Edukasi Watu Lumbung bermula dari usaha dari Bapak Muhammad Roy Rifai. Awal mulanya pak Roy ingin memberdayakan masyarakat sekitar. Area persawahan dan perkebunan di ubah menjadi area tanaman pohon jati. Rumah-rumah sekitar dibuat dengan konstruksi dari bambu yang sederhana.

Akses Menuju Kampung Edukasi Watu Lumbung

Kampung Edukasi Watu Lumbung mudah untuk dijangkau. Tentu anda tahu pantai parangtritis bukan? Kampung watu lumbung hanya berjarak sekitar 4 kilometer saja dari pantai parangtritis. Alamat lengkapnya yaitu di bukit watu lumbung kecamatan Parangtritis kabupaten Kretek provinsi Yogyakarta Indonesia

Jika anda berada di D’Omah Hotel Yogyakarta atau RM & Restoran Parangtritis, anda membutuhkan waktu sekitar satu jam saja. Anda bisa menggunakan transportasi umum berupa bis jurusan Jogja-Parangtritis. Sedangkan untuk jam buka kampung watu lumbung yaitu setiap hari dari jam 08.00 sampai jam 23.00.

Harga Tiket Masuk Kampung Edukasi Watu Lumbung

Mengunjungi kampung watu lumbung tidak hanya digunakan sebagai refreshing saja. Tetapi pengunjung akan menikmati berbagai wisata yang berbasis edukasi. Harga tikut masuk kampung edukasi watu lumbung sebesar Rp. 0. Pengunjung tidak dikenakan biaya sepeserpun alias gratis. Jadi, anda bisa menikmati berbagai edukasi yang menyenangkan dengan biaya  0 rupiah.

Baca juga : Travel Cirebon Jakarta

Jika anda ingin bermalam disini, kampung watu lumbung menawarkan berbagai penginapan. Penginapan yang ditawarkan bervariasi dan unik. Kampung watu lumbung menyediakan cottage dan area camping ground. Kampung watu lumbung juga menyediakan tenda yang bisa disewa oleh para pengunjung. Banyak mahasiswa di Yogyakarta yang memilih tempat ini sebagai tempat untuk acara-acara berkemah atau semacamnya.

Aktifitas di Kampung Edukasi Watu Lumbung

Kampung edukasi menyuguhkan panorama alam yang indah dan menawan. Letak strategis watu lumbung sanga strategis. Yaitu hanya berjarak sekitar 4 km saja dari panta prangtritis. Pengunjung bisa menikmati indahnya pantai dari kampung watu lumbung ini. Di kampung watu lumbung juga terdapat perpustakan kecil yang bsa menambah wawasan.

Selain itu, anda bisa mengikuti “ritual” yang ada di kampung watu lumbung. Ritual disini unik tidak seperti ritual pada umumya. Menanam pohon dan membaca buku kurang lebih selama 25 menit menjadi ritual yang diadakan disini. Ada juga ritual melayani sesama pengunjung serta berlatih memasak di dapur. Hal-hal tersebut merupakan salah satu penanaman edukasi sejak dini.

Pengunjung juga bisa melakukan “persembahan” yaitu menyumbangkan 3 buku bacaan untuk perpustakaan. Setelah melakukan persembahan, pengunjung juga akan mendapatkan reward dari kampung watu. Pengunjung akan mendapatkan berupa merchandise, makanan ataupun minuman secara gratis.

Baca juga : Travel Jogja Semarang

Habiskanlah waktu anda hingga sore hari. Pemandangan alami yang bisa dilihat dari sini sangat indah. Ditambah lagi dengan kuliner-kuliner nikmat di kampung watu lumbung. Anda bisa memilihi tempat sesuai dengan keinginan anda. Misalnya kedai susu, kedai wedangan, lembayung, alas kuliner dan pusat sate kiloan. Tempat-tempat tersebut pun juga menyediakan makanan dan minuman khas ndeso yang super lezat.

Jika anda mengunjungi kampung watu lumbung pada hari jumat, silahkan berlama-lama disini. Anda bisa menikmati sajian musik akustik yang rutin fi hari jumat. Petikan gitar memecahkan suasana malam di kesunyian bukti watu lumbung. Berada di tempat ini membuat anda enggan untuk beranjak pergi.

Kampung Edukasi Watu Lumbung bisa anda nikmati bersama keluarga, sahabat ataupun teman. Menghabiskan waktu disini tentu tidak akan rugi. Terutama diperuntukkan untuk anak-anak dan pelajar. Menanamkan nilai-nilai penting yang berguna untuk membentuk karakter pada diri seseorang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *