Metode Kerja dan Spesifikasi Mesin Bor Pile Mini Crane


Metode Kerja dan Spesifikasi Mesin Bor Pile Mini Crane! Bor pile adalah salah satu tipe pondasi yang digunakan untuk suatu bangunan ketika kondisi dasar tanah tidak mempunyai daya dukung untuk memikul berat bangunan. Sedangkan bor pile mini crane merupakan pondasi dalam yang sama fungsinya dengan pondasi tiang pancang. Yang membedakannya adalah dari cara pembuatan pondasi itu sendiri.

Baca juga: Mesin Bor Pile Semarang

Proses kerja dari bor pile adalah dengan cara tanah yang dibuatkan lubang atau di bor terlebih dahulu kemudian dimasukkan besi tulangan yang sudah diinstall. Setelah itu baru dimasukkan adukan beton atau bahan pengecoran setempat.

Metode Kerja Bor Pile

Metode kerja yang digunakan pada mesin bor pile ada dua sistem, yaitu bor pile kering (dry drilling) dan bor pile basah (wash boring). Adapun penjelasannya adalah sebagai berikut:

1. Bor Pile Kering (Dry Drilling)

Cara kerjanya adalah dengan menggunakan mata bor biasa (spiral plat) yang kemudian diputar sambil terus dimasukkan ke dalam tanah. Cara ini dibantu dengan alat bor mini crane, mesin diesel dan as mata yang diatur serta dikendalikan dengan menggunakan kaki tripod sebagai penyangga yang berfungsi untuk menurunkan dan menaikkan mata bor.

Dengan menggunakan metode ini, mesin bor pile bisa menyelesaikan pengeboran dengan kedalaman sampai 12 meter, dengan asumsi diameter sekitar 30 cm sampai 80 cm. Manfaat yang bisa diambil dengan menggunakan metode ini adalah lokasi pengeboran yang lebih rapi dan bersih jika dibandingkan dengan sistem bor pile basah.

2. Bor Pile Basah (Wash Boring)

Untuk metode yang kedua ini, yaitu metode bor pile basah membutuhkan media air dalam jumlah yang banyak untuk proses pengerjaannya. Selain itu dibutuhkan casing yang berfungsi untuk menahan tanah sekitar dari longsor dan juga pompa air sebagai sirkulasi.

Itu sebabnya mesin bor pile yang menggunakan metode ini harus mempunyai persediaan air yang cukup banyak agar bisa mencapai kedalaman pengeboran pondasi bor pile sesuai dengan yang direncanakan. Dengan menggunakan metode bor pile basah ini bisa menyelesaikan pengeboran dengan kedalaman sekitar 28 meter, dengan asumsi diameter antara 30 cm sampai 80 cm.

Spesifikasi Bor Pile

a. Rangka mesin

b. Penggerak bor

c. Pipa bor/rod

d. Mata bor

e. Katrol/Diesel winch

f. Pompa

g. Corong cor

h. Pipa premi

i. Roller/perakit baja tulangan

j. Alat bantu lainnya, seperti kunci pipa, kunci inggris, kunci pas, kunci rantai,  linggis, ember,

  cangkul, gerinda potong dan alat bantu yang lainnya.

Penyedia jasa yang menggunakan mesin bor pile mini crane merupakan alternatif lain jika ada hambatan dalam pembuatan pondasi. hambatan ini mengakibatkan tidak bisa digunakannya tiang pancang (spoon pile). Beberapa hambatan tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:

– Masalah yang berkaitan dengan mobilisasi peralatan.

– Lokasi yang sempit sehingga tidak memungkinkan menggunakan mesin bor pile.

– Dampak yang ditimbulkan dengan penggunaan mesin bor pile terhadap lingkungan sekitar.    

   Misalnya saja kebisingan, getaran, dan lain-lain.

– Kondisi lain yang bisa mempengaruhi kegiatan pekerjaan.

Metode kerja dan spesifikasi mesin bor pile mini crane tersebut diatas bisa dijadikan bahan pertimbangan bagi Anda yang ingin membuat gedung atau rumah tinggal. Dengan didukung oleh tenaga profesional yang berpengalaman di bidang pengerjaan pondasi bor pile, maka bangunan yang akan Anda dirikan akan terbebas dari masalah yang tidak diinginkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *